Home / Jnews Malut / Kota Ternate / Sengketa Lahan Gamalama Plaza Modern, DPRD Kota Ternate Panggil Disperkim dan Pemilik Lahan

Sengketa Lahan Gamalama Plaza Modern, DPRD Kota Ternate Panggil Disperkim dan Pemilik Lahan

JNewstv.com | Ternate
Polemik atas sengketa lahan di lokasi pembangunan Gamalama Plaza Modern, Kelurahan Gamalama belum tuntas, sehingga  DPRD Kota Ternate akan memanggil Dinas Perumahan Rakyat Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) Ternate dan pemilik lahan serta pihak ketiga untuk bersama – sama mencari solusinya.

Hal ini di katakan oleh Ketua DPRD Kota Ternate Merlisa Marsaoly kepada awak media saat usai kunjungan kerjanya bersama anggota dewan lainnya di gedung Gamalama Plaza Modern. (18/07)

Merlisa Marsaoly mengatakan bahwa pihaknya akan memanggil Disperkim dan Pemilik lahan disekitar lokasi lahan Gamalama Modern Plaza untuk menyelesaikan masalah tentang pembebasan lahan yang belum tuntas sampai saat ini sehingga mengakibatkan keterlambatan dalam pekerjaan pembangunan fisik Gamalama Modern Plaza tersebut.

“DPRD Kota Ternate sudah mensuport anggaran untuk pembangunan Gamalama Modern Plaza  pada tahun 2017 lewat nota kesepakatan KUA PPS sebesar 20 miliar melalui DAK, dan pada tahun 2018, dewan juga menambah anggaran kedua sebesar 3,5 miliar, dan untuk tahun 2019 ini anggaran kembali di berikan sebesar 70  miliar sampai finish namun belum bisa di gunakan karena kasus sengketa lahan yang belum di selesaikan oleh Disperkim dan pemilik lahan,” ucapnya.

Ketua Dewan menjelaskan bahwa atas sengketa lahan tersebut membuat pembangunan fisik menjadi terkatung – katung sehingga tidak ada peningkatan dalam pembangunan fisik selama 2 tahun ini dari tahun 2017 sampai sekarang.

“Kami (red – DPRD Kota Ternate)  tidak menyangka sampai saat ini sengketa lahan masih ada sampai sekarang, akibat kendala tersebut fisik  bangunan Gamalama yang belum tuntas di bangun tersebut dapat mengakibatkan kerusakan di sisi – sisinya, dan akan menambah anggaran padahal anggaran 70 miliar saja belum di gunakan,” jelas Merlisa.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ternate, Risval Tri Budiyanto menerangkan bahwa  kunjungan kerja Banggar Dekot Ternate untuk melihat dan menanyakan kepastian pelaksanaan kegiatan multiyears.

“Pembangunan fisik Gamalama Modern Plaza ini bertahap sesuai anggaran yang di berikan seperti pada tahun 2017 sebesar 25 miliar dan tahun 2018 sebanyak 3,5 miliar sudah di kerjakan, namun untuk tahun 2019 ini belum bisa di kerjakan kendati anggaran sebesar 70 miliar sudah ada, karena terkendala belum selesainya masalah pembebasan lahan oleh Disperkim dengan pemlik lahan dilokasi Gamalama ini,” terangnya.

Ia berharap permasalahan lahan secepatnya di selesaikan agar kami (red – PUPR) kota Ternate dapat melakukan tender kepada pihak ketiga (kontraktor), sehingga pembangunan Gamalama Modern Plaza  dapat dilanjutkan hingga selesai.

“Kalau pembebasan lahan cepat di selesaikan oleh Disperkim karena bukan tupoksi Dinas PUPR, pihaknnya akan siap tender karena gambar perencanaannya sudah siap,” tutupnya. (Fudin)

About jnews

Check Also

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Kantah Kota Ternate Teguhkan Nilai Persatuan Dan Integritas

JNewstv.Com |TERNATE-Kantor Pertanahan (Kantah)Kota Ternate melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, …

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII