Home / Berita / Verifikasi Data Para Imam oleh Kesra Kota Ternate: Upaya Maksimalisasi Pelayanan dan Apresiasi Pemerintah

Verifikasi Data Para Imam oleh Kesra Kota Ternate: Upaya Maksimalisasi Pelayanan dan Apresiasi Pemerintah

JNewstv.com | TERNATE — Dalam upaya memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat dan menunjukkan apresiasi pemerintah, Sekretariat Daerah Kota Ternate melalui Kesejahteraan Masyarakat (KESRA) Kota Ternate telah melakukan pemutakhiran data. Rabu, 20 Maret 2024

Pemutakhiran data yang dilakukan oleh Kesra kali ini berkaitan dengan verifikasi data para pimpinan rumah ibadah, termasuk para imam masjid, guru mengaji TPQ, dan rumah ibadah lainnya.

Muhammad Ichsan, Kepala Bagian Kesra Kota Ternate, di temui wartawan pada hari Selasa 19 Maret 2024. Menjelaskan bahwa verifikasi data para imam dilakukan berdasarkan hasil monitoring data di lapangan. Sebagian imam masjid telah lanjut usia dan tidak dapat beraktivitas, digantikan oleh pengurus BKM, dan ada juga imam yang telah meninggal dunia.

Ichsan mengungkapkan, “Hari ini adalah hari terakhir verifikasi. Kami telah melakukan presentase bersama pimpinan kami Sekda by name, by address dan kelurahan. Hari ini kita buatkan draft SKnya, setelah itu kami serahkan ke bagian hukum untuk diproses karena dasar penerimaan insentif berdasarkan SK.”

Setelah SK diterima, Kesra akan meminta bagian keuangan untuk memproses anggaran tersebut. Insentif yang diberikan bervariasi, dengan para imam Masjid dan pimpinan rumah ibadah lainnya menerima Rp. 2.000.000,00 dan para guru mengaji TPQ menerima Rp. 1.500.000,00.

Distribusi insentif ini dilakukan secara bersamaan untuk para imam masjid dan rumah ibadah lainnya. Saat ini, berdasarkan pagu yang diterima Kesra, ada 485 orang di semua Masjid di Kota Ternate yang tersebar di Moti, Pulau Hiri dan Batang Dua.

“Jumlah insentif bervariasi dan yang menerima pun bervariasi jumlahnya. Satu TPQ itu hanya satu orang, sementara pimpinan rumah ibadah lainnya dan imam masjid ada yang dua sampai tiga orang tergantung juga pada besarnya masjid atau mushalla,” jelas Ichsan.

Ichsan berharap bahwa kondisi keuangan Pemkot akan membaik sehingga anggaran untuk insentif para imam ini bisa dinaikkan. Alasannya adalah bahwa mereka turut serta membangun masyarakat yang berakhlak dengan meluangkan waktu dan ilmu untuk membina masyarakat dari sisi agama. (BY)

About Saleh Lukman

Check Also

Sekda Haltim Ricky Hadapi Inflasi Maluku Utara Capai 5,72 Persen, Gunakan Empat Strategi Pengendalian Harga

HALMAHERA TIMUR, JNewstv.com — Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah menyusul …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII