Home / Jnews Malut / Kab. Halut / Wakapolda Maluku Utara, Kunjungan Kerja Ke Halut

Wakapolda Maluku Utara, Kunjungan Kerja Ke Halut

JNewstv.com | Tobelo.
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara (Waka Polda) Kombes Pol. Lukas Akbar Abriari, Rabu 11/09, melakukan kunjungan kerja (Kuker) di Kabupaten Halmahera Utara. Kunjungan kerja oleh orang nomor dua di jajaran Kepolisian Maluku Utara ini, adalah dalam rangka melakukan silaturahmi dengan Bupati Halmahera Utara, Ir. Frans Manery.

Lukas, kepada sejumlah awak media, menuturkan bahwa ada beberapa hal yang menjadi perhatian yang nantinya akan di bahas saat pertemuan dengan Bupati Frans Manery. Yang pertama adalah tentang permasalahan konflik Gereja Masehi Injili Halmahera (GMIH). Persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak, dan persiapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada 2020.

Lanjut Lukas, Selain membahas persoalah GMIH, kami juga akan membahas persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada 30 September 2019, dan Pilkada Halut 2020  mendatang. Karena dua agenda Pilkades dan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Halut, sudah semakin dekat.

Disamping bebrapa agenda yang saya sebutkan di atas, kami juga akan membahas masalah keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan Bupati Frans Manery, ini terkaid dengan aksi-aksi demontrasi dan beberapa permasalahan lainya di masyarakat.

Lukas, Berharap, agar Bupati Frans Manery, mengayomi masyarakat Halut secara menyeluruh, karena Bupati sebagai kepala Pemerintahan daerah, harus menjadi pelindung bagi masyaratnyat. “Hal ini harus dilakukan agar tidak terjadi konflik ditingkat masyarakat, salah satunya terkait masaalah GMIH. Bupati agar bisa merangkul semu golongan apalagi halut dalam bebrapa pekan kedepan ada Pilkades dan persiapan Pilkada Kepala Daerah 2020.

Pemda Halut, harus sering melakukan kordinasi dengan pihak Polres Halmahera Utara, membangun sinergitas guna menciptakan keamanan yang benar-benar kindusif di masyarakat.” Pinta Waka Polda.

Waka Polda Berharap, Frans Manery selaku Bupati harus mengayom masyarakat Halut secara menyeluruh, karena Bupati sebagai kepala Pemerintahan daerah, harus menjadi pelindung, dan pengayom bagi masyaratnya, agar tidak terjadi konflik ditingkat masyarakat, salah satunya terkait masaalah GMIH.” Bupati agar bisa merangkul semua golongan, karena sebagai kepala pemerintahan daerah, dan membangun sinergitas dengan Polres terkait untuk pengamanan momentum Pilkades dan Pilkada.” Harapnya

Lanjut Waka Polda Selain membahas GMIH, juga membahas masaalah Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada 30 September 2019, dan Pilkada Halut 2020  mendatang, serta masalah masyarakat terkait demonstrasi. Terkait Pilkades dan Pilkada untuk keamanan tugasnya Polres Halut, tentunya juga harus didukung anggaran pengamanan untuk Polres yang bersumber dari Pemda Halut.

Wakapolda Berharap, Frans Manery selaku Bupati harus mengayom masyarakat Halut secara menyeluruh, karena Bupati sebagai kepala Pemerintahan daerah, harus menjadi pelindung, dan pengayom bagi masyaratnya, agar tidak terjadi konflik ditingkat masyarakat, salah satunya terkait masaalah GMIH.” Bupati agar bisa merangkul semua golongan, karena sebagai kepala pemerintahan daerah, dan membangun sinergitas dengan Polres terkait untuk pengamanan momentum Pilkades dan Pilkada.” Harapnya. (Roby)

About jnews

Check Also

Polisi Bersama Pemda Fasilitasi Deklarasi Perdamaian Lima Desa dan Desa Sibenpopo

JNewstv.com Halteng—Polisi bersama Pemerintah Daerah memfasilitasi Deklarasi Perdamaian antara masyarakat Desa Banemo, Desa Bobane Indah, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII