Home / Berita / Walikota Tual Lindungi Konsumen Mempesona Direktur Metrologi Rusmin

Walikota Tual Lindungi Konsumen Mempesona Direktur Metrologi Rusmin

JNewstv.com | JAKARTA — Walikota Tual, Maluku, Adam Rahayaan, mengungkapkan tekadnya melindungi masyarakat atas kebenaran hasil pengukuran, penakaran, dan penimbangan, ketimbang sekadar mengejar pendapatan asli daerah dari metrologi legal.

“Jumlah potensi alat ukur, takar, timbang & perlengkapan lain, tidak begitu banyak disini. Tapu komitmen kami melindungi masyarakat konsumen sebagai cara kami mengabdi memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Adam didampingi wakilnya Usman Tamnge, ketua DPRD, Hasan S Borut, dan pejabat Muspiko lain, usai Webinar bersama Direktur Metrologi Ditjen PKTN Kementerian Perdagangan, Rusmin Amin. Webinar kemarin diikuti 682 peserta.

Karena itulah, ia memotivasi aparatnya untuk bekerja optimal kendati diakuinya kondisi geografis wilayahnya sebagai kepulauan yang dikelilingi laut.Kota Tual memiliki 13 pulau berpenghuni dengan transportasi air, termasuk pulau terluar.
Perjuangan Walikota Tual bersama jajarannya membuat terpesona Rusmin Amin, direktur Metrologi Ditjen PKTN Kemendag. Katanya, upaya Pemkot Tual mewujudkan tertib ukur dengan kondisi geografis kepulauan patut diapresiasi.
“Apalagi upaya edukasi kepada masyarakat yang dilakukan oleh Unit Metrologi Legal sungguh sangat menarik perhatian. Perubahan penggunaan cara transaksi berdagang yang semula menggunakan alat sederhana menjadi menggunakan takaran atau timbangan yang memang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Direktur Rusmin Amin.

Konsisten di tempat terpisah Dirjen Perlindungan Konsumen & Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan, Veri Anggrijono, mengungkapkan apresiasinya terhadap Direktorat Metrologi yang mampu memotivasi kepala daerah berperan aktif mensosialisasikan Metrologi Legal.
“Komitmen kepala daerah untuk memberikan perlindungan konsumen & mewujudkan tertib niaga dalam penggunaan alat ukur, takar, timbang & perlengkapannya, termasuk ukur ulang, perlu secara konsisten dijaga,” ujar Dirjen Veri Anggrijono.

Kemendag mencatat sepanjang 2010-2019 telah membentuk 54 daerah tertib ukur (DTU) atau 10,5% dari 544 kabupaten/kota, dan 1.621 pasar tertib ukur (PTU) di 34 provinsi atau 9,99% dari 16.213 pasar di Indonesia. (Harun)

About Redaktur

Check Also

Sekda Haltim Ricky Hadapi Inflasi Maluku Utara Capai 5,72 Persen, Gunakan Empat Strategi Pengendalian Harga

HALMAHERA TIMUR, JNewstv.com — Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah menyusul …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII