JNewstv.com | Ternate
Warga Rusunawa Kelurahan Gamalama,Ternate Tengah mengeluh karena distribusi air dari PDAM Kota Ternate tidak berfungsi sehingga mengakibatkan mati air atau air tidak berjalan. Hal ini di katakan salah satu warga bernama Lisna yang mewakili warga rusunawa.
Lisna mengatakan bahwa dirinya dan warga selama mati air dalam dua hari ini harus mengungsi ke rumah saudara untuk mandi dan buang air dan mengambil air di masjid Nurul Bazar. ” ” Seharusnya ada pemberitaan dari PDAM apabila air mati atau tidak berjalan sehingga bisa ada antisipasi sebelumnya dengan memenuhi air di bak- bak kamar mandi,” ujarnya dengan nada kesal
Ia menjelaskan bahwa dirinya melalui pengelola rusunawa telah melakukan kewajibannya membayar retribusi PDAM namun kenyataannya,sudah dua hari ini air mati tanpa ada pemberitahuan.” Kalau begini caranya,kami mau mengadu ke siapa?
Sementara itu pengelola rusunawa, Idham Wahid menjelaskan bahwa kebutuhan air sangat penting untuk warga Rusunawa yang di huni sebanyak 47 kepala keluarga (KK). ” Sudah dua hari ini air dari PDAM tidak mengalir sehingga warga dirusunawa protes kepada kami(red -pengelola) menanyakan soal tersebut. Kami tidak tahu soal mati air atau air tidak mengalir ,” ungkapnya.
Idham menerangkan bahwa atas kejadian ini, warga di rusunawa berbondong – bondong mengambil air di masjid Nurul bazar dan kerumah keluarganya yang lain. ” Kami berharap secepatnya pihak PDAM kembali menormalkan atau mengalirkan air secepatnya ke rusunawa,” tutupnya. (Red)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita