Ternate Jnewstv.com – Sebanyak 24 orang peserta yang mendaftar calon taruna Akademi Kepolisian (Akpol) di Panitia Daerah (Panda) Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut)2019 berhasil lolos tahap I dalam pemeriksaan kesehatan (Rikkes) di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Malut pada hari Sabtu (20/04/2019), akhir pekan lalu.Hal ini di sampaikan oleh Kabid Humas Polda Malut ,AKBP Hendri Badar pada saat Prees realese di kantornya. (22/04)
Kabid Humas Polda AKBP Hendr Badar mengatakan bahwa dari 50 orang peserta yang terdiri dari 43 pria dan 7 wanita yang mengikuti tes tahap satu untuk pemeriksaan kesehatan (rikkes ) yang lolos sebanyak 24 orang terdiri dari 22 pria dan 2 wanita.
” Peserta yang lolos dalam memenuhi syarat (MS) adalah 24 orang, terdiri dari 22 pria dan 2 perempuan, sedangkan yang tidak memenuhi syarat (TMS), tercatat sebanyak 26 orang, terdiri dari 21 laki-laki dan 5 perempuan dan yang tidak hadir 4 orang, terdiri dari 2 laki-laki dan 2 perempuan yang langsung diskualifikasi,” paparnya.
AKBP Hendri Badar menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan meliputi, pemeriksaan kesehatan fisik, kesehatan mata, kesehatan gigi, tinggi badan, dan berat badan, THT serta tensi darah.
” Para peserta yang tidak memenuhi syarat berdasarkan hasil dari tespemeriksaan mata minus/plus sehingga sulit melihat huruf yang sudah ditentukan.Selain itu, peserta yang dinyatakan TMS mengalami buta warna, gigi yang tidak diperbaiki dan dibersihkan, telinga yang kotor tidak dibersihkan, tensi darah renda/tinggi, memiliki bekas luka, kaki X diatas 5 cm, kaki O diatas 5 cm, badan kotor, dan tidak hadir dalam Rikkes tahap I,” jelasnya.
Ia juga menerangkan bahwa tahap satu pemeriksaan kesehatan sudah selesai dan para peserta calaon akpol yang lolos akan melanjutkan ke tahap berikutnya yaitu pemeriksaan kesehatan jasmani yang akan di laksnakan pada tanggal 26 April 2019.
” Dalam tes untuk masuk dalam penerimaan calon anggota Polri ini di tegas kepada orang tua peserta jangan ada memberikan sesuatu atau suap dalam proses rekrutmen ini dan abaikan kalau ada yang meminta uang untuk dijanjikan atau menjamin anaknya lulus dalam tes dan bisa masuk anggota Polri,” tegas Hendri . (ASM)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita