JNewstv. com | Halteng
Membangun kampung untuk mencapai kondisi yang lebih baik bukan sepenuhnya menjadi tanggungjawab pemerintah dan aparaturnya saja. Akan tetapi memerlukan peran dan partisipasi segenap komponen masyarakat yang ada.Hal ini dikatakan Tokoh Halmahera Tengah (Halteng) Bahri Nurdin Selayang kepada media dalam acara ” Bacarita Kampung”(16/09/21)
Bahri yang juga putra asli Sawai dalam ” Bacarita Kampung” ini mengatakan bahwa agar warga menyatukan tekad dan semangat untuk bersama-sama, bahu-membahu membangun daerah ini yang lebih maju dan berkembang. ” Sehingga pada hakikatnya dapat meningkatkan kualitas hidup dan derajat kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa di samping itu juga, Halteng dikenal dengan budaya falgali, khususnya di pedesaan. Budaya Falgali sangat kental dengan masyarakat desa. ” Budaya Falgali merupakan bentuk kepedulian atau keprihatinan seseorang terhadap orang lain, sehingga ia rela memberikan waktu, tenaga atau pikirannya untuk orang lain. Budaya inilah yang sudah mulai terlupakan oleh generasi kita saat ini, cetus ko Bay sapaan akrabnya.
Ko Bay menerangkan, mestinya budaya falgali itu masih dipegang teguh oleh masyarakat kita saat ini. Sebagai contoh terdahulu, di kampung Were rutin melaksanakan falgali mulai dari membangun rumah warga, orang kaweng, bakore kelapa, bahalo sagu, bahkaan membersihkan jalan umum serta di tempat umum seperti di tempat ibadah dan di pemakaman kampung. ” Nah ini yang terlupakan oleh generasi kita, padahal para leluhur terdahulu meninggalkan sebuah budaya yang cukup luar biasa, sehingga generasi kita saat ini harus sebagai penerus budaya falgali tersebut,” terangnya
Ko bay berharap kedepan harus mengembalikan falgali sebagai solidaritas sosial untuk membangun kampung yang lebih baik dan makmur. (Kemal Swedya)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita