JNewstv.com | Tidore, Malut – Selasa, 15 April 2025 – Babak penyisihan Gurabati Open Turnamen (GOT) yang mempertemukan tim Maldini Junior dan Perstug FC diwarnai insiden kericuhan yang melibatkan suporter tim Perstug dan panitia penyelenggara.
Pertandingan yang digelar di lapangan Gurabati itu berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal. Kedua tim tampil ngotot dan saling menekan untuk mengejar poin kemenangan. Maldini Junior akhirnya berhasil menaklukkan Perstug FC dengan skor 2-0 hingga peluit panjang dibunyikan.
Namun, tensi panas di lapangan memuncak ketika sejumlah suporter Perstug FC merasa tidak puas terhadap kepemimpinan wasit selama pertandingan berlangsung. Mereka menilai sejumlah keputusan wasit sangat merugikan tim kesayangan mereka.
Kekecewaan itu memuncak setelah pertandingan usai. Sejumlah suporter berlarian masuk ke tengah lapangan dan mencoba mengejar wasit. Aksi tersebut langsung dihalau oleh panitia dan pihak keamanan. Namun, situasi semakin tak terkendali hingga terjadi adu fisik antara suporter dan beberapa pemuda Gurabati yang ikut terlibat menjaga jalannya turnamen.
Salah satu suporter Perstug FC yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya kepada wartawan Rakyat Bersatu.
“Torang sangat kecewa dengan kinerja wasit. Dia tidak adil dan beberapa keputusannya sangat merugikan torang pe tim Tuguwiha,” ujarnya.
Ia melanjutkan, “Makanya torang masuk lapangan, cuma mau pertanyakan keputusan wasit. Tapi karena suasana panas dan banyak orang, akhirnya terjadi baku pukul yang torang juga tidak bisa hindari. Torang sangat menyesal dengan kejadian ini.”
Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia dan keamanan turnamen belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Diharapkan kejadian serupa tidak terulang kembali demi menjaga sportivitas dan kelancaran GOT 2025.
(Iber/red)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita