JAKARTA, JNewsTV.com — Kabar mengenai penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kembali menjadi perhatian masyarakat. Namun, hingga awal September 2026, pemerintah belum menetapkan jadwal resmi pembukaan seleksi CPNS umum 2026 secara nasional.
Penelusuran terhadap sejumlah sumber pemerintah menunjukkan bahwa portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) BKN saat ini masih menampilkan seleksi Sekolah Kedinasan 2026, sementara jadwal untuk seleksi CPNS umum belum tersedia.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebelumnya juga telah mengingatkan masyarakat agar tidak mempercayai poster atau informasi yang mengklaim pendaftaran CPNS 2026 sudah dibuka.
“Poster yang beredar juga menunjukkan sejumlah indikasi mencurigakan, mulai dari penggunaan tautan yang bukan domain resmi pemerintah hingga penggunaan narasi yang mendorong masyarakat untuk segera mengklik tautan tertentu,” kata Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara BKN, Wisudo Putro Nugroho.
BKN menegaskan informasi resmi mengenai seleksi CASN, termasuk CPNS, hanya akan diumumkan melalui kanal resmi pemerintah dan portal SSCASN.
Dengan demikian, informasi yang menyebut pendaftaran CPNS umum 2026 sudah dibuka atau telah memiliki tanggal pasti belum dapat dijadikan pegangan.
Pemerintah memang sebelumnya menyampaikan adanya kebutuhan rekrutmen ASN pada 2026. Namun, proses tersebut harus melalui penetapan kebutuhan, formasi, serta keputusan pemerintah sebelum jadwal pendaftaran diumumkan secara resmi.
Masyarakat juga perlu membedakan antara CPNS jalur sekolah kedinasan dengan CPNS umum.
Untuk tahun 2026, pemerintah telah menetapkan 4.770 kebutuhan CPNS melalui jalur sekolah kedinasan. Pendaftaran sekolah kedinasan dibuka melalui SSCASN mulai 18 Agustus 2026, sedangkan pelaksanaan SKD ditargetkan pada September 2026.
Artinya, adanya pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 tidak berarti pendaftaran CPNS umum untuk kementerian, lembaga dan pemerintah daerah telah dibuka.
PPPK 2026 Sudah Ada Seleksi, Termasuk Guru Sekolah Rakyat
Sementara itu, penerimaan PPPK pada 2026 telah berlangsung untuk kebutuhan tertentu. Salah satunya adalah seleksi PPPK guru dan tenaga kependidikan Sekolah Rakyat Kementerian Sosial.
BKN mencatat sebanyak 118.432 peserta mengikuti seleksi kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk calon PPPK Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat. Seleksi tersebut berlangsung pada 17–31 Juli 2026 di 42 titik lokasi.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengadaan PPPK pada 2026 tidak serta-merta berarti pemerintah membuka satu pendaftaran PPPK nasional secara serentak untuk seluruh jabatan.
Setiap kebutuhan dan seleksi harus dilihat berdasarkan pengumuman resmi instansi serta mekanisme yang ditetapkan pemerintah.
Kabar Besar untuk Guru PPPK: Bisa Ikut Seleksi CPNS 2027
Perkembangan paling baru justru datang dari kebijakan pemerintah mengenai masa depan guru PPPK.
Pemerintah memastikan guru yang telah berstatus PPPK penuh waktu akan diberikan kesempatan mengikuti seleksi untuk menjadi PNS. Proses pendaftarannya diproyeksikan dimulai pada awal 2027.
“Guru berstatus PPPK akan diberikan kesempatan mengikuti seleksi menjadi CPNS guru dengan proses yang dimulai pada awal 2027,” kata Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari, Senin, 31 Agustus 2026.
Namun, kesempatan tersebut bukan berarti guru PPPK otomatis berubah menjadi PNS.
Pemerintah menegaskan prosesnya tetap melalui seleksi resmi.
“Mekanismenya melalui seleksi, bukan pengangkatan otomatis. Setiap peserta mengikuti proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku. Dan bagi yang belum berhasil, statusnya tetap sebagai PPPK,” ujar Qodari.
231.246 Guru PPPK Paruh Waktu Disiapkan Menjadi Penuh Waktu
Selain jalur menuju CPNS, pemerintah dan DPR juga telah menyepakati penataan status guru PPPK paruh waktu.
Sebanyak 231.246 guru PPPK paruh waktu akan mendapatkan kesempatan untuk menjadi PPPK penuh waktu mulai 2027 melalui mekanisme pengalihan yang diusulkan masing-masing instansi.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyatakan bahwa guru PPPK penuh waktu selanjutnya diberikan kesempatan mengikuti seleksi CPNS.
Kementerian juga menegaskan bahwa kesempatan tersebut tetap mengikuti mekanisme, persyaratan, kebutuhan formasi dan ketentuan yang ditetapkan pemerintah.
Bagi masyarakat umum yang menunggu CPNS 2026, belum ada alasan untuk menyatakan bahwa tanggal pendaftaran nasional telah ditetapkan.
Begitu pula dengan informasi yang beredar di media sosial mengenai tanggal tertentu pembukaan CPNS 2026. Informasi tersebut harus diverifikasi terlebih dahulu melalui BKN, Kementerian PANRB dan SSCASN.
Sementara untuk 2027, pernyataan pemerintah mengenai kesempatan guru PPPK mengikuti seleksi CPNS sudah disampaikan secara terbuka. Namun, tanggal pendaftaran, jumlah formasi, instansi, persyaratan teknis dan jadwal tahapan seleksi CPNS 2027 secara lengkap belum diumumkan.
Berdasarkan penelusuran JNewsTV.com, informasi ditemukan. CPNS umum 2026: belum ada jadwal resmi pembukaan nasional.
CPNS Sekolah Kedinasan 2026: sudah dibuka melalui SSCASN; pemerintah menyediakan 4.770 formasi dan SKD ditargetkan September 2026.
PPPK 2026: sejumlah seleksi khusus telah berlangsung, termasuk PPPK Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat.
Guru PPPK menjadi CPNS: pemerintah memberikan kesempatan mengikuti seleksi yang diproyeksikan dimulai awal 2027, tetapi bukan pengangkatan otomatis.
PPPK paruh waktu: pemerintah memberikan kesempatan untuk menjadi PPPK penuh waktu mulai 2027 sesuai mekanisme yang ditetapkan.
Karena itu, masyarakat yang sedang menunggu rekrutmen ASN disarankan tidak mudah percaya terhadap poster, pesan berantai maupun tautan pendaftaran yang bukan berasal dari domain resmi pemerintah.
Sumber resmi yang perlu dipantau: BKN, Kementerian PANRB, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta portal SSCASN.
Tim/red
JNewstv.com Berita Fakta & Realita