JNewstv.com | Halsel Di duga oknum Pemerintah Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Propinsi Maluku Utara (Malut) melakukan pungutan liar (pungli) kepada masyarakat.Pungutan yang di lakukan oleh oknum pemerintah Desa Saketa di tahun 2020 kepada masyarakat dengan alasan akan mendapat bantuan dari pemerintah tapi sampai saat ini bantuan tidak pernah ada. Hal ini dikatakan masyarakat kepada media.(02/07/21)
Warga mengatakan bahwa pemerintah Desa Pernah melakukan pungutan 50.000/Kepala Keluarga dengan alasan akan di kasih bantuan. “Memang betul torang (kami) masyarakat pernah di minta doi (uang) sebesar 50.000,- /kepala keluarga dengan imbalan atau obral janji mau dikasih bantuan ,namun bantuan sampe hari ini tara (tidak) pernah ada,” ungkap Korban
Bahkan Saha M Buamona pemerhati publik atau masyarakat ini menyayangkan oknum pemerintah Desa Saketa telah melakukan pungutan Rp 50.000/ KK dengan alasan uang administrasi untuk mendapat bantuan. “Saya sangat menyayangkan oknum pemdes ini meminta uang kepada masyarakat dengan dalil atau alasan akan mendapat bantuan dari pemerintah namun kenyataannya sampai saat ini tidak jelas bantuannya.Bahkan masyarakat masih bertanya – tanya soal bantuan itu,” ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa pungutan yang di lakukan oleh oknum pemerintah Desa itu berjumlah secara keseluruhan sekitar 40 juta sekian, hal ini perlu di perhatikan juga oleh pemerintah Kabupaten.
Karena selama ini pemerintah Desa Saketa juga gagal dalam mengelola Dana Desa, dan apakah Pemerintah Desa tidak puas dengan Dana Desa tersebut lalu melakukan pungutan liar itu.
“Pemerintah Desa melakukan pungli itu dengan jumlah secara keseluruhan di angka 40juta sekian, Ngoni Pemerintah Desa sampai saat ini pengelolaan Dana Desa saja gagal konk Ngoni tamba ambe Masyarakat p doi 50.000/kepala keluarga lagi .” Tambah Saha
Sementara Awak media mencoba menghubngi kepada Kepala Desa Saketa Ramli Kiat melalui via telepon seluler dalam beberapa hari ini tidak ada respon sedikitpun sampai berita ini di tayangkan
( RV)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita