JNewstv | Labuha – Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan dan kualitas hasil pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) akan meluncurkan program Sekolah Lapang bagi para petani di Tahun 2025 ini.
Program ini bertujuan memberikan edukasi langsung di lapangan terkait teknik pertanian modern dan pengelolaan sumber daya secara efektif.
Kepala Dinas Pertanian Halmahera Selatan, Agus Heriawan, menjelaskan bahwa Sekolah Lapang dirancang untuk mendukung ketersediaan bahan pangan berkualitas secara berkelanjutan di tingkat desa.
“Sekolah Lapang adalah metode pembelajaran langsung di lapangan, di mana petani akan belajar sambil praktik. Fokusnya adalah meningkatkan pengetahuan mereka tentang teknik budidaya, penggunaan pupuk organik, pengendalian hama, dan pengelolaan hasil panen, Sekolah ini akan dibuka pada tahun ini” ujar Agus pada Selasa (21/1/2025).
Topik Pelatihan Sekolah Lapang
Program ini akan mencakup berbagai topik utama, di antaranya:
1. Budidaya tanaman pangan unggulan seperti jagung, cabai (rica), dan tomat.
2. Pengelolaan lahan secara berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas.
3. Teknik pengendalian hama dan penyakit tanaman secara ramah lingkungan.
4. Penerapan teknologi pertanian modern, termasuk alat mekanisasi.
Pelatihan ini akan melibatkan penyuluh pertanian dan praktisi berpengalaman, sehingga peserta dapat langsung mempraktikkan ilmu yang didapatkan di lahan masing-masing.
Dinas Pertanian juga memberikan dukungan berupa honor bagi peserta program.
“Kami berharap program ini dapat meningkatkan hasil panen para petani, di mana pun mereka bertani, dan akan memberikan honor pada mereka” tutup Agus.
Program Sekolah Lapang ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Halmahera Selatan.
(Ifan)*
JNewstv.com Berita Fakta & Realita