JNewstv.com | Ternate
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro,Kecil.dan Menengah ( UMKM) provinsi Maluku Utara (Malut) gandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi Maluku Utara (BNNP Malut) laksanakan sosialisasi dan tes urine.Hal ini dikatakan kepala bidang (Kabid) Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNP Malut, Haeruddin Umaternate.(15/10)
Kabid Haeruddin mengatakan dalam rangka menindaklanjuti Instruksi presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN) Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN-PN) pada huruf F Rencana Aksi tentang Penyuluhan Pendirian Koperasi hasil karya Warga Binaan BNN yang berada di kawasan Rawan Narkoba Tahun 2020-2024. ” Sehubungan dengan hal tersebut, BNNP Maluku Utara melakukan koordinasi dan advokasi kepada Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Maluku Utara untuk merencanakan melakukan Penyuluhan Pendirian Koperasi di kawasan Rawan Narkoba dan memberikan pelatihan kewirausahaan kepada warga binaan BNNP Maluku Utara,” paparnya.
Ia menjelaskan Koordinasi ini juga diharapkan agar Dinas koperasi dan UKM Provinsi Maluku Utara dapat menindaklanjuti hasil pertemuan ini kepada dinas yang membidangi koperasi dan UKM di Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Maluku Utara. “Dikesempatan koordinasi ini BNNP Maluku Utara melalui Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) melakukan sosialisasi bahaya Narkoba dan tes urin kepada ASN lingkup Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Maluku Utara dalam upaya pencegahan dan deteksi dini dari penyalahgunaan peredaran Gelap Narkoba serta menciptakan lingkungan kerja Instansi Pemerintah Bersih dari Narkoba,” jelas Kabid P2M.
Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Wa Zaharia, memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BNNP Maluku dalam pelaksanaan sosialisasi ini. ” Saya berharap dengan adanya sosialisasi P4GN diharapkan pegawai dapat memahami bahaya narkoba sehingga terhindar dari penyalahgunaan narkoba,” ucapnya.
Pada kesempatan ini juga Kabid P2M mewakili Kepala BNNP Maluku Utara menyampaikan kepada 40 orang pegawai Dinas Koperasi dan UKM tentang jenis-jenis narkoba dan dampaknya. Diakhir kegiatan dilaksanakan penyerahan dokumen kawasan rawan narkoba kepada kadis koperasi serta dilakukan tes urine kepada eselon III dan IV dengan hasil seluruhnya negatif. (Faisal/ilon)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita