JNewstv.com | Morotai – Program Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS) terus mengalami kemajuan di berbagai lokasi sasaran. Pembangunan serta penyediaan sarana sanitasi, seperti Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik (SPALD), semakin digiatkan. Program ini bertujuan untuk menciptakan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat, baik secara individu maupun kelompok, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah di lingkungan permukiman padat dan rawan sanitasi.
Masyarakat Desa Bere-Bere Kecil, Kecamatan Morotai Jaya, saat dikonfirmasi oleh Jnewstv.com pada Selasa (30/01/2024), menyampaikan rasa syukur atas bantuan SANIMAS yang diberikan langsung oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Maluku Utara. Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada Irene Yusiana Roba Putri, anggota DPR RI, beserta tim Irene Center yang telah memperjuangkan program ini untuk masyarakat Maluku Utara.
Pendamping BPPW, Ajien, menjelaskan bahwa mekanisme penyelenggaraan program SANIMAS menerapkan pendekatan pembangunan berkelanjutan berbasis masyarakat. Masyarakat terlibat secara penuh dalam setiap tahapan, mulai dari pengorganisasian, perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan dan keberlanjutan. “Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sanitasi di lingkungan warga,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Masyarakat Pemanfaat (KMP) Desa Bere-Bere Kecil menyampaikan bahwa program SANIMAS sangat dinantikan oleh masyarakat. Bahkan, beberapa warga berharap adanya pendaftaran kembali jika program ini dilanjutkan pada 2025.
Pada tahun 2024, Desa Bere-Bere Kecil menerima bantuan 16 unit sarana sanitasi yang dikerjakan oleh KMP setempat. Program ini bertujuan untuk mengurangi pencemaran air tanah/sumur, mengatasi perilaku Buang Air Besar (BAB) sembarangan, serta menangani limbah domestik yang belum terlayani oleh Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) terpusat.
“Dengan fasilitas yang memadai dan sistem SPALD yang relevan, diharapkan pencemaran lingkungan dapat berkurang,” tambahnya.
Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menanamkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di masyarakat Desa Bere-Bere Kecil. Dengan demikian, program ini turut berkontribusi dalam menurunkan angka stunting dan gizi buruk di daerah tersebut.
Jurnalis: Wahyu
JNewstv.com Berita Fakta & Realita
