Home / Berita / Gelar Silaturahmi dengan Kepsek se-Wasile, Bupati Ubaid Soroti Legalitas Lahan Sekolah

Gelar Silaturahmi dengan Kepsek se-Wasile, Bupati Ubaid Soroti Legalitas Lahan Sekolah

Haltim, JNewstv.com — Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, menggelar silaturahmi bersama para kepala sekolah jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kecamatan Wasile, Selasa (6/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Halmahera Timur untuk melihat langsung kondisi pendidikan sekaligus mendengarkan persoalan yang dihadapi satuan pendidikan di lapangan.

Bupati Ubaid mengatakan, pertemuan dengan para kepala sekolah merupakan cita-citanya sejak hampir satu tahun lalu. Ia ingin mendapatkan gambaran utuh tentang pengelolaan pendidikan di Halmahera Timur.

“Ini sebenarnya adalah cita-cita saya. Sudah hampir satu tahun saya ingin melakukan pertemuan seperti ini. Saya ingin mendapatkan gambaran bagaimana pengelolaan pendidikan di Kabupaten Halmahera Timur,” ujar Ubaid.

Menurutnya, kepala sekolah adalah pihak yang paling mengetahui kondisi riil di sekolah, mulai dari keadaan siswa, tenaga pendidik, proses belajar mengajar, hingga kendala yang dihadapi.

“Kenapa ini harus dengan para kepala sekolah? Karena kepala sekolah lebih tahu betul kondisi siswa di lapangan,” katanya.

Ubaid menjelaskan, silaturahmi tersebut semestinya melibatkan seluruh kepala sekolah PAUD, TK, SD, dan SMP dalam satu tempat. Namun karena luas wilayah dan rentang kendali Halmahera Timur, pertemuan dibagi menjadi dua wilayah, yakni Wasile dan Kota Maba, agar komunikasi lebih efektif.

Dalam kesempatan itu, Ubaid juga meminta Dinas Pendidikan segera membenahi administrasi satuan pendidikan, terutama di jenjang PAUD dan TK.

Ia menilai, pengelolaan pendidikan tidak hanya soal belajar mengajar, tetapi harus didukung kepastian administrasi, legalitas sekolah, serta sarana dan prasarana yang memadai.

Bupati mengungkapkan masih ada sekolah yang sudah dibangun namun belum memiliki sertifikat dan kejelasan legalitas lahan. Bahkan ada bangunan sekolah yang selesai dibangun berbulan-bulan namun masih terkendala status lahan.

Ia mencontohkan kasus SD di Desa Saolat yang masih terjadi saling klaim lahan.

“Sekolah yang sudah dibangun berbulan-bulan masih ada permasalahan di atas lahan. Contohnya di Desa Saolat, ternyata masih saling klaim lahan. Ini perlu saya sampaikan karena dalam melihat pendidikan Halmahera Timur, saya ingin semuanya berjalan dengan baik,” tegas Ubaid.

Ia berharap pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi menjadi ruang evaluasi bersama. Masukan dari para kepala sekolah akan menjadi bahan penting bagi Pemkab dalam menentukan kebijakan pembenahan pendidikan yang sesuai kebutuhan di lapangan.

(Red/MH)

About jnews

Check Also

Wakapolda Maluku Utara Hadiri Upacara dan Syukuran HUT ke-81 TNI di Korem 152 Babullah

JNewstv.com Ternate — Wujud sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri kembali terlihat hangat di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII