JNewstv.com | Ternate, Maluku Utara –Kasus kekerasan di sekolah kembali terjadi, kali ini menimpa siswa di SMP Islam Terpadu Nurul Hasan, Kota Ternate. Seorang guru Bahasa Indonesia diduga melakukan tindakan kekerasan fisik dan verbal terhadap beberapa siswa kelas 9. Jumat 4/10/2024.
Kejadian ini bermula dari pemesanan baju olahraga baru oleh siswa yang telah disetujui oleh wali kelas dan guru olahraga. Namun, guru Bahasa Indonesia, yang diketahui bernama Roby, merobek baju olahraga milik siswa tanpa alasan yang jelas.
Salah satu siswa kelas 9 yang menjadi korban mengungkapkan dengan kesal, “Baju olahraga kami dirobek oleh guru Bahasa Indonesia itu, padahal kami sudah mendapat persetujuan dari wali kelas dan guru olahraga untuk membeli baju Jersey tersebut secara online.” Siswa tersebut menambahkan bahwa mereka telah mengumpulkan uang Rp150.000 untuk membeli seragam, dan beberapa siswa yang membutuhkan ukuran lebih besar harus menambahkan Rp20.000 lagi, menjadikan total harga baju sebesar Rp170.000. “Sangat menyakitkan ketika baju yang telah kami beli dengan susah payah itu dirusak,” ungkap siswa tersebut dengan kecewa.
Tidak hanya itu, Roby juga diduga melakukan tindakan kekerasan fisik terhadap salah satu siswa. “Dia menarik kerah baju saya dengan keras, lalu membenturkan kepala saya ke tembok,” ujar siswa tersebut.
Kepala Sekolah SMP IT Nurul Hasan, Ehmet Ahmad Hotib, membantah keras tuduhan tersebut. Menurutnya, kejadian perobekan baju hanya terjadi sedikit dan tindakan guru tersebut tidak sebesar yang diberitakan.
“Baju itu hanya sedikit dirobek, tidak sampai merusak sepenuhnya,” ujar Ehmet.
Namun, pernyataan Ehmet tidak memberikan penjelasan transparan mengenai kejadian sebenarnya. Sementara itu, Roby menolak memberikan klarifikasi kepada wartawan.
Aksi kekerasan ini telah memicu kemarahan publik dan netizen. Tagar #StopKekerasanDiSekolah kini viral di media sosial. Masyarakat mendesak pihak sekolah dan otoritas terkait untuk mengambil tindakan tegas dan memberikan keadilan bagi korban. (Ilon)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita
