Home / Jnews Malut / Kab. Halsel / HIPMAKU Demo Kades Kukupang Soal Alokasi DD Untuk BLT

HIPMAKU Demo Kades Kukupang Soal Alokasi DD Untuk BLT

JNewstv.com | Halsel.
Himpunan Pelajar Mahasiswa Kukupang (HIPMAKU) Kecamatan Kepulauan Jourongan,Kabuapaten Halmahera Selatan (Halsel) lakukan aksi demo menuntut Kepala Desa Kukupang segera mengalokasikan Dana Desa (DD) yang diperuntukan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) berdasarkan Peraturan Menteri Desa Nomor 6 Tahun 2020, karena pencairan DD tahap pertama Desa Kukupang telah cair oleh kades Fauji Ibrahim. (18/05/2020)

Berdasarkan pantauan JNewstv.com, aspirasi yang di sampai Mahasiswa lewat Demo di depan Kantor Desa Kukupang itu juga, meminta Kepala Desa untuk transparan terkait Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari dana desa dan data penerima bantuan yang bersumber dari Kementerian Sosial karena dinilai pilihkasih, sehingga yang berhak menerima tidak mendapatkan haknya.

Sementara itu kades Kukupang, Fauji Ibrahim mengatakan kepada JNewstv.com bahwa data untuk penerima BLT dari Kemensos itu bukan data yang di berikan oleh Pemerintah desa,sehingga dalam hal pemerintah tidak tahu menahu tentang data-data tersebut.

” Namun pemerintah desa tetap berkewajiban untuk mengontrol BLT ini agar di berikan kepada masyarakat yang berhak menerima,dengan cara dan kebijakan yang di ambil pemerintah desa itu sendiri,” paparnya.

Ia menjelaskan bahwa benar adanya DD tahap pertama telah dicairkan tapi kemudian pencairan dilakukan sebelum Peraturan Menteri Desa PDTT itu di terima.

” Kurang lebih dua minggu setelah Dana dicairkan baru kami tahu kalau DD tahap pertama diperuntukan untuk BLT,” jelas Fauji.

Fauji menerangkan bahwa dari limit waktu pencairan saja tidak memungkinkan untuk pembayaran BLT tapi, bukan berarti tidak akan di bayar karena itu instruksi, sementara DD untuk Desa Kukupang kurang lebih Rp. 300 juta sudah kita alokasikan untuk kegiatan fisik 2020 diantarnya Pembangunan Gedung Paud senilai Rp. 236.000.000 (Dua Ratus Tiga Puluh Enam Juta, Rupiah)’ Bodi Desa Rp. 50.000.000 (Lima Puluh Juta Rupiah).

” Sisanya kita alokasikan untuk penanganan Penyebaran Covid-19 berdasarkan Instruksi Bupati dan itupun masih kita sisakan untuk berjaga-jaga, adanya kemungkinan berkelanjutan wabah ini,” terangnya.

Lanjut dia, selain itu, untuk mengalokasikan DD ke BLT Pemerintah Desa mesti melakukan tahapan berdasarkan instruksi yang tertuang dalam peraturan Menteri Desa Nomor 6 Tahun 2020 diantaranya melakukan Pendataan siapa saja yang berhak menerima, Menetapkan lewat Musyawarah Desa dan menyerahkan hasil itu ke Pemerintah Kabupaten untuk diverifikasi kembali menjaga kemungkinan terdapat Nama yang ganda karena telah menerima Bantuan lainya seperti PKH dan Bansos.

” Untuk penanganan Covid-19 Pemerintah Desa sudah membelanjakan DD untuk pengadaan Masker, dan pengadaan kain untuk pembuatan masker. Handsanitizer, Desinfektan, sarana Cuci tangan ada 4 titik yang berbeda dan itu sudah di pasang oleh Tim satgas Covid 19 desa kukupang untuk APD dan alat serta bahan Penyemprotan pun sdh di adakan dan sudah di lakukan penyemprotan di tempat-tempat umum dan rumah masyarakat dan untuk capuran cairan sudah di lakukan sesuai pentunjuk Puskesmas kecamatan Pulau Joronga,” Pungkasnya. (Ardi/red)

About Redaktur

Check Also

Tingkatkan SDM Pemuda Obi, Harita Nickel Siapkan Pelatihan Kerja Jadi Mekanik Tambang

Maluku Utara, Halsel. JNewstv.com — Harita Nickel menyerap 10 pemuda asal Pulau Obi sebagai mekanik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII