
JNewstv.com | Halsel
Polemik atas ketidak transparan terkait pendataan penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di desa Ganduli,masyarakat meminta Kepala Desa (kades)Umar Lasuma bersama perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta Pendamping kecamatan untuk mengadakan rapat terbuka bersama dengan di halaman kantor desa Gandasuli.(27/05/2020)
Dalam pantauan JNewstv.com dalam rapat tersebut selain meminta pertanggung jawaban terhadap sistem data penerima BLT oleh pemerintah desa (pemdes) Ganduli yang hanya didata 33 Kepala Keluarga (KK),bukan semua warga di desa yang sebanyak 133 KK.Warga juga menanyakan selain BLT,bantuan apa saja yang di dapat dari pemerintah baik dari daerah maupun pusat.
Salahsatu warga yang ikut dalam rapat tersebut meminta kades Umar Lasuma untuk mundur dari jabatannya karena selama ini di duga tidak transparan di dalam soal bantuan baik dari pemerintah pusat maupun daerah.”Kenapa dari awal Pemerintahan desa tidak terbuka seperti ini,nanti so (red- sudah) jadi bagini baru ngoni (red kalian) mau terbuka seperti ini,karena kami masyarakat sudah lagi tidak percaya dengan kerja pemerintah desa,untuk itu saya mau bertanya kepada pemerintah desa.kalian mau mundur secara terhormat atau kami masyarakat yang kasih turun dengan paksa,”kata perwakilan warga tersebut.
Menanggapi permintaan salahsatu warga tersebut,Sekdes Lamudia La Lande menjawab dengan tegas bahwa dirinya akan mundur dan disusul dengan kades Umar Lasuma yang juga akan mundur.” Saya akan mundur dan membuat laporan pertanggung jawaban Anggaran 2019,” ucap kades.
Sementara itu ketua BPD Ganduli,Alimudin La Amuna saat di temui JNewstv.com menjelaskan bahwa terkait pengunduran diri kades dan sekdes Ganduli,dirinya akan melakukan komunikasi dengan semua anggota BPD. ” Selaku ketua BPD, saya akan berkomuniasi dengan semua anggota BPD untuk mengikuti proses sesuai mekanisme yang sudah di putuskan kepala desa itu sendiri sebagai mana tuntutan masyarakat,” jelas ketua BPD.
Sedangkan Ikbal Mustafa salahsatu Pendamping kecamatan menerangkan bahwa dengan pengunduran diri kepala desa dan sekertaris desa Gandasuli akan berpengaruh pada lambat nya penyaluran BLT kepada masyarakat.”Karena saat ini desa Gandasuli sudah tidak ada Pemerintah desa,sekalipun kepala desa belum menyampaikan pengunduran diri secara tertulis,dan ini akan butuh waktu, menunggu proses sampai pada tingkat kabupaten,yang menunjuk kareteker kepala desa Gandasuli nantinya,” terangnya.(IM/red)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita