JNewstv.com | Halsel
Kepala Desa (Kades ) Tawa, Bahtiar Hi Hakim diduga gunakan aset desa untuk melakukan bisnis bahan bakar minyak (BBM) hingga mengakibatkan pelemparan batu yang dilakukan oleh oknum warga dusunTuamoda kepada beberapa mahasiswa Desa Tawa,Kecamatan Kasiruta Timur,kabupaten Halmahera Selatan. Pasalnya salah satu mahasiswa yakni Badrun Bahri alias IGO warga Desa Tawa melihat Kades Bahtiar Hi Hakim sedang membawa minyak tanah, dengan menggunakan body desa dan menurunkannya didesa Tuamoda yang diduga menjadi lahan bisnis kades Bahtiar Hi Hakim. Hal ini dikatakan oleh IGO kepada JNewstv.com melalui telepon selulernya. (02/08/2020)
Badrun Bahri alias IGO mengatakan bahwa dirinya dan beberapa teman mahasiswanya di lempari oleh oknum warga dusun Tuamoda diduga atas perintah kades Bahtiar Hi Hakim sendiri karena pada saat pelemparan batu oleh oknum tersebut, ada kades Bahtiar yang membiarkan dan mendiamkan kejadian itu terjadi. ” Setelah tiba di dusun Tuamoda,Kami menunggu Arianto Hamid motoris pembawa minyak tanah untuk dimintai keterangan secara baik – baik tentang minyak tanah yang dibawa dari Labuha,Bacan dan dia jawab ada tiga drum namun yang satu drum untuk desa Kusubibi dan dua lagi untuk desa Tawa sendiri,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil keterangan tersebut dirinya dan beberapa mahasiswa mencurigai menggunakan aset desa untuk mengeruk keuntungan pribadi,sehingga pihaknya bersih keras untuk menarik body tersebut, akan tetapi kami menyampaikan secara baik-baik kepada motorisnya, bahkan ia berjanji akan mengantar kami pulang ke kampung sekaligus dengan bodinya. ” Ternyata yang bersangkutan ingkar janji, dan dia menghubungi kades untuk datang ke dusun tuamoda, sesampainya kades, kami di marahi oleh kades, setelah menjelang beberapa menit kami dengan niat kembali ke kampung dan di jemput salah satu masyarakat, namun begitu kami menaiki perahu untuk pulang ternyata tiba-tiba kami di lempari dengan batu, ahirnya kami bergegas untuk pulang, ” ucapnya. (IM)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita