JNewstv.com | LABUHA, HALSEL – Diduga ada yang tak beres dengan keterlambatan pembayaran gaji Kaur dan perangkat desa lainnya pada desa Gaimu Kec. Gane Timur Selatan, Kab. Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara untuk itu diminta pihak DPMD dan Inspektorat HALSEL melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Desa (Kades) Gaimu, Kecamatan Gane Timur Selatan, Jemi Masambe. Senin (30/12/24)
Menurut laporan yang di dapat dari beberapa perangkat desa yang enggang menyebut namanya, mengungkapkan bahwa Kades Gaimu Jemi Masambe tidak membayar gaji para kaur Desa selama 8 bulan yang totalnya sebesar 117.352.000, BPD 6 bulan yang totalnya sebesar 24.000.000, LPM 3 bulan yang totalnya 5.250.000 dan juga insentif guru honor padahal sisa menghitung hari sudah masuk tahun 2025, belum lama juga menjabat kades sudah memiliki Mobil Avanza” tuturnya.

Menurut Kasman Hi. Muhammad selaku putra daerah desa gaimu dan juga mahasiswa pascasarjana Hukum Ekonomi Syariah IAIN Ternate, merasa prihatin terhadap kondisi pemerintahan di desanya saat ini tidak baik baik saja, ada berbagai macam persoalan mulai dari penundaan gaji perangkat desa dan juga tidak ada papan informasi aggaran belanja desa di depan kantor desa manjadi perhatian serius.
Padahal Baliho yang terpasang itu berisikan rangkuman informasi tentang Laporan Keuangan Desa Tahun Anggaran berjalan dari januari sampai desember mulai dari pendapatan, realisasi belanja, capaian output kegiatan hingga pembiayaan yang dilakukan Desa termasuk Sisa Anggaran atau SILPA diakhir tahun berjalan.
“Kalau kita mengacu pada UU DESA No 6 Tahun 2014 tentang asas transparansi yaitu melaksanakan prinsip tata Pemerintahan Desa yang akuntabel, transparan, profesional, efektif dan efisien, bersih, serta bebas dari kolusi, korupsi, dan nepotisme dan juga PERMENDES Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Petunjuk Operasional Atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2025 yaitu sudah di jelaskan sangat jelas” ungkapnya
Atas dugaan tersebut Kasman Hi Muhammad meminta DPMD dan Inspektorat Halsel untuk memanggil Kades Gaimu, Jemi Masambe untuk dapat menyelesaikan pembayaran gaji para Kaur Desa dan perangkat desa lainnya. “Karena para penerima sangat membutuhkan gaji tersebut apalagi pas momentum natal untuk saudara saudara kita yang beragama Non-Muslim,” pintanya.
Penulis : Redaksi
JNewstv.com Berita Fakta & Realita