
JNewstv.com | LABUHA – Menjelang Pilkada serentak November 2024, Kementerian Agama RI melalui Direktorat Urais dan Pembinaan Syariah menyiapkan SDM Aktor Resolusi Konflik dari pusat hingga daerah.
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandioli Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Ongky Nyong, terpilih mewakili Provinsi Maluku Utara.
Ongky Nyong bersama tiga rekannya, yakni Surya Ningsih, Nurul Zakiah, dan Ulfa Ananda Zakry, berhasil lolos seleksi online yang digelar pada 1-9 Mei 2024.

Mereka terpilih dari sekian banyak peserta seleksi, baik dari kalangan ASN maupun non-ASN.
“Saya bersyukur dan merasa terhormat bisa terpilih sebagai salah satu Aktor Resolusi Konflik. Ini merupakan tanggung jawab besar untuk menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat kita,” ujar Ongky Nyong, Senin (29/7/2024).
Ongky dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan hukum. Ia juga sedang menakhodai YBH Justice Indonesia Provinsi Maluku Utara.
Latar belakang pendidikan dan pengalamannya di bidang hukum dan sosial menjadi nilai plus dalam pemilihannya sebagai Aktor Resolusi Konflik.
Direktur Urais Kemenag RI, Dr. H. Adib, dalam sambutannya saat pengukuhan 50 Aktor Resolusi Konflik di Grand Swiss Bell Hotel Surabaya, menekankan pentingnya peran para aktor ini.
“Kemenag telah memiliki instrumen sistem dalam pencegahan konflik yaitu KMA Nomor 332 Tahun 2023. Kami berharap seluruh Aktor Resolusi Konflik dapat melakukan deteksi dini sebagai upaya pencegahan konflik sosial menjelang Pilkada serentak tahun 2024,” kata H. Adib.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, H. Amar Manaf, memberikan apresiasi atas terpilihnya empat perwakilan dari Maluku Utara.
“Kami berharap mereka bisa aktif sebagai garda terdepan di daerah dalam proses menjaga kerukunan di tengah keberagaman. Kami juga berharap mereka dapat mentransfer ilmu kepada ASN, terutama para penyuluh dan penghulu Kemenag Maluku Utara,” ungkap Amar.
Dengan terpilihnya Ongky Nyong dan rekan-rekannya, diharapkan Maluku Utara memiliki SDM yang kompeten dalam menangani dan mencegah potensi konflik, khususnya menjelang Pilkada 2024.
Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi jembatan perdamaian dan menjaga stabilitas sosial di wilayah tersebut.
JNewstv.com Berita Fakta & Realita