JNewstv.com | Morotai – Pendukung Rusli-Rio menegaskan penolakan keras terhadap pengaktifan kembali Kepala Desa Sopi, Isbul Der, SP, setelah pernyataan resmi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Morotai.
Keputusan ini menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan pendukung Rusli-Rio terhadap kebijakan pemerintah daerah. Sebagai bentuk protes, mereka melakukan pemalangan kantor desa pada Kamis, 26 Juni 2025.
“Tim dan pendukung Rusli-Rio menolak keras pengaktifan kepala desa ini. Oleh karena itu, kantor desa kami palang pada malam hari. Ini merupakan ekspresi kekecewaan yang paling mendalam. Kami hanya ingin agar janji yang disampaikan oleh Bupati saat Pilkada, yakni R.A.T.A, ditepati,” tegas Fahmi, perwakilan pendukung.
“Kantor desa sudah kami palang, dan tidak ada lagi aktivitas yang boleh dilakukan. Jika ada yang mencoba membuka palang tersebut, maka konsekuensinya ditanggung sendiri. Kami menunggu dan meminta agar pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati, turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini. Kami butuh penjelasan dari mereka,” tambahnya.
Ibu-ibu yang tergabung dalam pendukung tersebut melontarkan seruan keras dengan pernyataan, “Kami menolak pengaktifan kembali Kepala Desa Sopi, Isbul Der, sebagai kepala desa.” Mereka menyatakan bahwa ini adalah bentuk pembodohan yang telah dilakukan kepada mereka, oleh karena itu mereka tidak menerima keputusan pengaktifan kembali kepala desa tersebut. (Wahyu)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita