Ternate, JNewstv.com — Tiga pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate menyatakan bahwa dinamika pemberitaan terkait polemik Nurjaya tidak akan mengganggu fokus lembaga legislatif dalam menjalankan tanggung jawab konstitusionalnya. DPRD menyatakan tetap berkomitmen memprioritaskan kepentingan masyarakat di atas kegaduhan ruang publik. Kamis (17/09/26)
Pernyataan tersebut disampaikan secara bersama oleh Ketua DPRD Kota Ternate Rusdi A. Im, S.T., Wakil Ketua I Amin Subuh, S.H., dan Wakil Ketua II Jamian Kolengsusu pada Selasa, 15 September 2026. Mereka memastikan pelayanan, pembahasan regulasi, dan fungsi pengawasan parlemen tetap berjalan normal sebagaimana mestinya.
“Kami menghormati dinamika yang berkembang di ruang publik. Namun, kami ingin menegaskan bahwa DPRD Kota Ternate tetap fokus bekerja. Tugas kami adalah menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan serta menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tegas ketiga pimpinan dalam keterangan resminya
Pimpinan DPRD, Rusdi, menyatakan bahwa setiap persoalan yang muncul harus diselesaikan secara objektif melalui koridor hukum, tata tertib, serta kode etik kelembagaan yang berlaku. Mereka berharap opini yang berkembang di luar tidak mengaburkan agenda-agenda krusial kedewanan yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
“Kami tidak ingin DPRD terseret ke dalam polemik yang tidak produktif. Energi kami lebih baik digunakan untuk membahas kebutuhan masyarakat, mengawal pembangunan, memperjuangkan pelayanan publik, serta memastikan kebijakan pemerintah daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Ternate,” lanjut mereka.
Ajakan Menjaga Kondusivitas
Menyikapi perbedaan pendapat dan kritik yang bergulir, pimpinan DPRD menilai hal tersebut sebagai bagian dari dinamika demokrasi yang sehat. Meski demikian, penyampaiannya harus tetap menghormati hukum dan etika.
Di akhir keterangannya, ketiga pimpinan legislatif tersebut mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas situasi di Kota Ternate. Mereka juga meminta publik memberikan ruang bagi lembaga daerah untuk bekerja secara konstitusional, terbuka, dan akuntabel.
“Yang terpenting bagi kami adalah bagaimana DPRD tetap hadir dan bekerja untuk masyarakat. Kami tetap berada di meja-meja parlemen, membahas persoalan daerah, menerima aspirasi masyarakat, melakukan pengawasan, serta memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat Kota Ternate,” pungkas mereka.
Aldy Ngofangare
JNewstv.com Berita Fakta & Realita