JNewstv.com | Halteng. Bagaikan kolam tak bertuan ikan mati tanpa sebab, itulah Kondisi jalan sangat memprihatinkan di dalam kota Weda, ibu kota Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Melihat jalan yang seolah diabaikan dari pemerintah setempat membuat masyarakat kehilangan kesabarannya. (15/09/2021)
Seperti dilakukan warga masyarakat desa Nurweda di jalan raya Weda. warga nampak sudah memuncak kesalnya, karena kerusakan jalan yang terjadi di ruas tersebut tak kunjung mendapat perhatian dari pemerintah. Sehingga mereka menanam pohon pisang di tengah jalan yang berlubang.
Menurut, salah seorang sumber dari warga yang tidak mau di sebutkan namanya, mengatakan, bahwa dia dan beberapa warga lainnya, berinisiatif menanam pohon pisang di jalan yang berlubang itu karena sudah bosan dengan janji pemerintah yang menyatakan akan segera memperbaiki kerusakan jalan itu.
“Di jalan berlubang yang kami tanam pohon pisang ini sudah sering memakan korban akibat terjadi kecelakaan, apalagi kalau malam hari, karena kondisi gelap, lubang di jalan itu tidak terlihat. Ditambah lagi lubang itu digenangi air, menambah parah kerusakan di jalan ini,” katanya.

warga lain yang juga ikut menanam pohon pisang di jalan berlubang tersebut, mengungkapkan, apa yang mereka lakukan sebagai tanda dari kekesalan warga setempat. “Bikin jengkel warga saja, janji hanya janji,” ungkap warga.
Dia juga mengungkapkan, tidak sekedar pemerintah saja yang menjanjikan akan segera memperbaiki ruas jalan ini. Sebelumnya juga ada beberap anggota DPRD Halteng yang datang kesini dan sudah melihat kondisi jalan, tapi sama saja, hanya janji yang bisa mereka berikan kepada kami warga disini. “Yang kami minta bukti perbaikan jalan sesuai janji,” ujarnya.
Kerusakan terparah di ruas jalan kota Weda terjadi sekitar 100 meter dari simpangan jalan. Akibat aspal yang terkelupas, membuat lubang-lubang besar menganga dan rawan menimbulkan kecelakaan, terutama apabila turun hujan.
Jalan berlubang yang cukup dalam itu tidak terlihat kalau tergenang air, sehingga kendaraan roda dua yang lewat kerap kecelakaan. Pungkas warga. (Kemal Swedya)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita