JNewstv.Com | TERNATE
Masyarakat Provinsi Maluku Utara menyambut positif penunjukan Brigjen Pol. Arif Budiman sebagai Kapolda Maluku Utara yang baru berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP/2026 tertanggal 7 Mei 2026.
Meski surat telegram mutasi telah resmi diterbitkan, pelaksanaan serah terima jabatan (Sertijab) hingga saat ini masih menunggu informasi dan jadwal resmi dari Mabes Polri. Untuk sementara, proses pergantian kepemimpinan di lingkungan Polda Maluku Utara masih berada pada tahap administrasi dan persiapan internal institusi.
Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si., merupakan lulusan Akpol 1997 yang dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang operasional, pengamanan strategis, hingga pendidikan kepolisian. Ia pernah menjabat sebagai ajudan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla pada tahun 2019, Kapolresta Samarinda Polda Kaltim, Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri, Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri, hingga terakhir menjabat Komandan Pasukan Brimob II Korbrimob Polri sejak 23 Desember 2022.
Kehadiran Brigjen Pol. Arif Budiman di Bumi Moloku Kie Raha diharapkan dapat semakin memperkuat stabilitas keamanan dan sinergitas antar seluruh unsur pemerintahan serta masyarakat di Maluku Utara. Dengan pengalaman yang dimilikinya, publik berharap koordinasi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif.
Di sisi lain, masyarakat juga berharap semangat ketegasan dan penegakan disiplin internal yang selama ini berjalan di lingkungan Polda Maluku Utara dapat terus dipertahankan. Ketegasan terhadap oknum anggota kepolisian yang melakukan tindakan indisipliner maupun pelanggaran hukum dinilai menjadi langkah nyata dalam menjaga marwah institusi Polri di tengah masyarakat.
Harapan tersebut mencerminkan keinginan publik agar penegakan aturan dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa tebang pilih, termasuk terhadap anggota Polri sendiri. Langkah itu dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian sekaligus memperkuat citra Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Sebagai daerah kepulauan yang terus berkembang, Maluku Utara membutuhkan suasana keamanan yang stabil guna mendukung pembangunan, investasi, pelayanan publik, serta aktivitas sosial masyarakat di seluruh wilayah.
Masyarakat kini menantikan agenda resmi serah terima jabatan Kapolda Maluku Utara sebagai bagian dari proses estafet kepemimpinan di tubuh Polri.(Red)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita