Home / Berita / Satpol PP Kota Ternate Tertibkan Pedagang Musiman Didepan Pasar

Satpol PP Kota Ternate Tertibkan Pedagang Musiman Didepan Pasar

JNewstv.com | Ternate.
Sekitar kawasan jual beli disamping dan depan Laboratorium Bahari Berkesan sudah tidak bisa lagi untuk berjualan pedagang makanan buka puasa musiman. Pasal Laboratorium tersebut sudah aktif digunakan oleh pasien yang terdampak Covid19. Hal ini dikatakan oleh Kepala Seksi Ketertiban Umum, Satpol PP Kota Ternate, Fildan kepada JNewstv.com. (24/04/2020)

Fildan mengatakan bahwa pihaknya melakukan penertiban di kawasan yang ada aktifitas jual beli atau pedagang musiman yang biasanya berdagang di trotoar depan taman nukila, sekitar jam 15.49 sampai dengan buka puasa nanti,  ini dalam rangka  melakukan sterilnisasi atau penertiban di kawasan tersebut, sebab kawasan jual beli disamping dan depan Laboratorium,ini tidak bisa lagi untuk berjualan karena Laboratorium sudah aktif digunakan oleh pasien yang terdampak Covid-19.

” Bulan puasa lalu pedagang musiman jual beli seperti biasa tetapi dengan adanya covid-19 ini tidak bisa jual beli lagi untuk memutus mata rantai penyebarannya,kami hanya menertibkan karena laboratorium ini sudah berapa kali digunakan untuk pemeriksaan awal, orang-orang yang status masih ODP dan akan di rawat selama 14 hari berjalan, kalau memang tidak, berarti bisa melakukan isolasi mandiri, seperti yag berapa minggu kemarin,” paparnya

Sementara itu, Hamida salah satu pedagang musiman kepada JNewstv.com menjelaskan bahwa dirinya bersama pedagang lainnya yang biasanya berjualan di depan Laboratoriun Bahari Berkesan ini akan mengikuti aturan dari pemerintah untuk tidak diijinkan lagi berjualan di depan laboratorium tersebut namun pemerintah harus ada inisiatif untuk memberikan kami tempat yang layak untuk kami berjualan, sehingga dalam sebulan ini kami bisa berjualan. ucapnya Hamida.tambahnya

” Seandainya pemerintah tidak memberikan kami tempat untuk berjualan,maka kebutuhan hidup kami sebulan ini mau mencari dengan jalan gimana lagi, karena kami pedang musiman disini setiap bulan puasa selama satu bulan kami cari doi (uang) untuk makan, kebutuhan anak-anak,dan untuk bayar zakat fitrah,” jelasnya.

Hal senada juga dituturkan oleh Sin Mokan, pedagang yang sama mengeluh dengan tindakan Satpol PP yang menyuruhnya untuk tidak berjualan di sekitar Laboratorium tersebut.

“Torang mau hidup musti tong bajual disini, kalau badiam di rumah sapa yang mau kasih makan patorang kasiang (Kami mau hidup mesti berjualan disini,kalau diam dirumah saja siapa yang kasih makan kami ,kasihan ),” tutupnya. ( ilon)

About Redaktur

Check Also

Tidak Hanya Dapat Jadwal Yang Pasti, Masyarakat Makin Rasakan Kecepatan Pengukuran Tanah

JNewstv.Com | Bengkulu – Kepastian jadwal dan kecepatan proses jadi manfaat yang dirasakan masyarakat saat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII