JNewstv.com | Ternate Untuk mendapatkan informasi dari Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) ,Tutor dan para mahasiswa di daerah tentang beberapa kebijakan baru yang di telah dikeluarkan oleh Universitas Terbuka (UT) Pusat.Pihak wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Terbuka (UT) mengadakan Forum Group Discusion (FGD) tentang Evaluasi Implemtasi Kebijakan Kantor Wakil Rektor Bidang Akademik di kantor UPBJJ Ternate pada hari Jumat (25/10) kemarin.
Forum Group Discusi (FGD) yang di hadiri oleh para mahasiswa UPBJJ Ternate serta ,Tutor dan dosen UT ,pengurus UPBJJ UT Ternate serta narasumber dari UT Pusat yaitu Kartono salah satu staf ahli Wakil Rektor (Warek )1.
Saat di temui oleh JNewstv.com,Kartono mengatakan bahwa dalam FGD di UPBJJ Ternate ini banyak mendapatkan saran dan masukan serta informasi juga kenda dari para mahasiswa dan Tutor serta dosen UT terkait kebijakan baru yang sudah di jalankan oleh UT Pusat.
“Saran dan masukan serta informasi yang kami dapat dari UPBJJ Ternate ini akan dapat di pertimbangkan dan olah kembali untuk bisa memperbaiki dan menyempurnakan dalam kebijakan tersebut,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa dalam kendala yang di hadapi oleh mahasiswa ,Tutor dan dosen UT serta yang terjadi di UPBJJ Ternate tentang ketidak sinkronan terhadap kebijakan yang baru dengan implemtasi nilai – nilai yang di dapat dari para mahasiswa.
“Kita (UT Pusat) akan memperbaiki beberapa hal terutama sistem yang ada agar pada saat pengumpulan tugas tidak terjadi lagi nilai time tidak terlalu lama maka akan meningkatkan kapasitas bandwidenya,” jelas Kartono yang di dampingi oleh Kasubag TU UPBJJ UT Ternate,Muhammad Fadly dan Dosen UT ,Lisda Ariani Simabur.
Kartono juga menerangkan bahwa akan memperbaiki pedoman dan panduan bagi mahasiswa di sesuaikan dengan program yang sudah jalan dalam Tutorial Online
“Ternyata saat ini mahasiswa yang ada di daerah masih menggunakan format pedoman dan panduan yang lama ,sehingga tidak bisa menyesuaikan antara pedoman yang lama dengan yang baru,”terangnya.
Dia menambahkan bahwa selain itu waktu pelaksanaan untuk pelatihan dan ketrampilan belajar jarak jauh untuk mahasiswa baru tentang cara belajar dengan mandiri terlalu singkat dan juga terhadap pendaftaran tutorial online serta harus aktivasi bagi mahasiswa yang tidak aktif selama 160 hari.
“Mahasiswa pada waktu pendaftaran harus melakukan regitrasi mata kuliah pada tutorial online (tuton) dan wajib mengaktivasi kembali bagi mahasiswa yang tidak aktif selama 160 hari serta mereka harus mengisi konfirmasi untuk kesediaan dalam melakukan tuton.
Tambah Karno,saat ini pihaknya mengharapkan bahwa mahasiswa yang berminat dan membutuhkan dalam tuton ini ,sehingga kita dapat menyiapkan kelas efektif bagi yang membutuhkannya saja.
” Bagi mahasiswa yang tidak berminat dalam tuton atau tatap muka maka UT Pusat akan mempersiapkan satu aturan baru tentang tugas mata kuliah yang harus diambil oleh mahasiswa yang tidak mengikuti tuton dan tatap muka.Dan saat ini sedang di bahas tentang pengiriman tugasnya agar tidak membebani UPBJJ atau UPBJJ Sentra dan UT pusat,” tutupnya.(Fudin)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita