
JNewstv.com | Halteng
Warga di sekitar ruas jalan Nusliko – Loleo protes atas pemasangan tiang listrik besi yang di kerjakan oleh PLN di nilai tidak sesuai dengan standar.Pasalnya kedalaman tiang listrik besi tidak sampai pada sambungan lasnya yang di takutkan akan mengakibatkan roboh sehingga dapat mengenai warga yang lalu lalang.Hal ini di katakan oleh Ismail Saleh,salah satu warga sekitarnya kepada Jnewstv.com.
Iamail Saleh mengatakan bahwa tiang listrik besi tertanam sampai pada sambungan lasnya. Namun pemasangan atau menanam dengan kedalaman tiang jauh dibawah sambungan las kurang lebih 50 centi meter. Sehingga tiang besi itu rawan roboh.
” Pihak PLN asal-asalan memasang tiang listrik besi, karena pemasangan tiang listrik besi seperti ini sangat berbahaya bagi pengendara yang melintas. Jika sewaktu-waktu roboh dan menimpa warga yang melintas,” ujarnya.
Ia menjelaskan seharusnya sambungan las tiang tidakk jauh jaraknya dari permukaan tanah dan kalau tiang besi harus dilakukan pengecoran biar kuat.
“Kedalaman tiang minimalnya 2 meter, tapi yang barusan kita saksikan itu kedalaman galiannya tidak sampai 2 meter (dangkal sekali),jika itu di biarkan, tiang besi suatu saat roboh dan itu berbahaya bagi warga yang melintas, bisa menimbulkan kecelakaan bagi pengendara dan menimpa warga. Olehnya itu pihak PLN segera memperbaiki kembali,” jelasnya.
Sementara Agus yang bertindak sebagai kontraktor saat dikonfirmasi via telpon menerangkan bahwa kedalaman lubang tiang listrik yang akan ditanam kedalamannya hanya 1 meter 50 sampai 60 centi meter (1,60 cm).
“Terkait dengan sebagian tiang yang diduga tidak memenuhi volume galian, itu sudah diakuii dan diketahui oleh pihak PLN .Mereka juga sudah mengetahui galian yang tidak memenuhi dan tidak sesuai volume itu karena tergantung kondisi tanah dan untuk lebih jelasnya konfirmasi lagi ke salah satu penanggung jawab PLN Sofifi atas nama Anwar,” terangnya.(Kemal.Swedia)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita