JNewstv.com | Halteng
Warga Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) terutama bagi pengguna jalan Nasional, keluhkan kondisi badan jalan berlumpur di kawasan perusahaan tambang Nickel PT Bakti Pertiwi Nusantara (BPN ) depan lokasi pelabuhan (pengapalan) ore nickel. Pasalnya perusahaan tambang Nickel PT BPN yang menggunakan jalan umum untuk mengangkut hasil tambang sehingga mengakibatkan jalan umum berubah menjadi jalan yang penuh lumpur. (07/09/21)
Salahsatu warga yang tidak ingin disebutkan namanya kepada media mengatakan bahwa sepengetahuan dirinya, lumpur di jalan nasional tersebut berasal dari ceceran dari dumptruk angkutan material ore yang dikapalkan.
“Kami berharap pihak Pemkab Halteng dan DPRD harus ambil tindakan tegas sebelum terjadi kecelakaan bagi masyarakat, dan perusahaan atau pengelola juga harus memikirkan keselamatan masyarakat dan pengguna jalan, jangan dibiarkan seperti itu,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Site PT BPN, Fadly G di dampingi salah satu stafnya (Rustam) kepada sejumlah wartawan menjelaskan bahwa lumpur yang ada di jalan tersebut biasanya di bersihkan, namun saat ini mobil dumtruk penyiram jalan mengalami kerusakan.
“kami (red PT BPN) selalu menyiram badan jalan jika terdapat tanah merah (ore) yang jatuh diatas badan jalan aspal. Hanya saja unit dumptruk penyiram jalan sedang rusak,” jelasnya. (Kemal Swedya)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita