
JNewstv.com | JAKARTA
Seratusan anak-anak yatim dan warga dhuafa Tanah Abang, Jakarta Pusat, antre bergantian menyerahkan tiga jenis barang secara gratis lalu membacakan doa keberkahan kepada para donatur.
“Kami hanya dipesankan para donatur untuk membagikan aneka barang jadi secara cuma-cuma, dan hanya dimintakan bayaran dengan doa dari penerima manfaat plus uang,” ujar Sri Mulyani, direktur Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh (Lazis) Baitul Karim, Kebon Kacang 14.
Ke-105 penerima manfaat itu, sambung Rizal Arubusman selaku manajer program Lazis, memilih berbagai jenis barang berupa pakaian perempuan, pria, kerudung, jilbab, pashmina, hingga pakaian anak-anak. “Kami bekerjasama dengan pengurus DKM Masjid Fatahillah Blok B Pasar Tanah Abang, yang diketuai bapak Yasril Umar,” ujarnya didampingi Wadir Lazis, Sunardi Sofyan, Jumat (27/5).
Bentuk kerjasama itu, katanya, Lazis Baitul Karim bersama DKM Masjid Fatahillah untuk menggelar bagi-bagi pakaian & sejenisnya cuci gudang kepada para pedagang pasar setempat. Alhasil, ke-105 penerima manfaat itu masing-masing kebagian tiga jenis barang yang dipilih sendiri serta ditambah amplop berisi uang. Kegiatan bertema: Belanja Sandang Dibayar Doa itu dihadiri para donatur, Ketua DKM Masjid Fatahillah, Yasril Umar, dan perwakilan Yatim Mandiri, Suwarto.
Kegembiraan seratusan anak yatim dan kaum duafa itu, bagi Wahyudi Krisna, merupakan wujud nyata berbagi antarsesama dalam kepedulian sosial. “Apalagi kebijakan pandemi covid19, yang berlangsung sejak Maret 2020 hingga sekarang ini dirasakan memperburuk kondisi sosial & keekonomian masyarakat secara umum. Di sinilah perlu kehadiran jiwa-jiwa kebersamaan saling bahu membahu dalam kepedulian sosial,” ujarnya, salah satu donatur yang hadir itu.

Seumur Jagung
Direktur Lazis Baitul Karim, Sri Mulyani, mengungkapkan apresiasinya kepada semua pengurus termasuk pembimbing dari Yatim Mandiri serta para donatur yang mendukung kegiatannya sejak berdiri beberapa bulan ini.
“Alhamdulillah, dukungan para donatur terus melimpah & kami terus mengajak para penerima manfaat untuk terus mendoakan para donatur termasuk pengurus Lazis yang berjiwa sosial agar Allah SWT selalu dilimpahkan rezeki yang mensejahterakan,” ujar Sri Mulyani.
Badan Amil Zakat Nasional pada 2020 mencatat telah menyalurkan tahun 2019 bidang ekonomi 13,5% atau sebesar Rp 841 milyar, bidang sosial kemanusiaan 36,9% atau Rp 2,2 trilyun, bidang pendidikan 19,3% dari total penyaluran atau Rp 1,2 trilyun, serta bidang advokasi & dakwah Rp 1,5 trilyun. Hal itu sebagaimana ditulis Meliani Siti Mariyah Cs di kompasiana.com berjudul “Bagaimana Pandangan Islam terhadap Kemiskinan.”
Sedangkan Badan Pusat Statistik pada Januari 2022 merilis penduduk miskin Indonesia pada Maret 2020 mencapai 26,42 juta jiwa, atau meningkat dibanding tahun sebelumnya yang 24,78 juta jiwa. September 2020 mencapai 27,55 juta jiwa, di antara kini tercatat 273 juta jiwa penduduk. (Nanda/Red)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita