Home / Hukum & Kriminal / Penyidik Tetapkan Empat Tersangka Dalam Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Hak Atas Tanah GMIH

Penyidik Tetapkan Empat Tersangka Dalam Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Hak Atas Tanah GMIH

JNewstv.com | Tobelo Halut. Kasus Dugaan Pemlsuan Dokumen atas tanah GMIH dengan tersangka Anton Piga, Demianus. ice, Pordenatus Sangaji dan Zet Hohakai kini sudah dinyatakan lengkap dengan Penyerahan berkas perkara Tahap Satu ke kejaksaan negeri tobelo ke Kejaksaan Negeri Tobelo. Hal ini disampaikan Kasat Reskrim Polres Haalmahera Utara IPTU Elvin Septian Akbar S.T.K. SIK, kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya. Selasa 31/08/2021.

Elvin, mengatakan bahwa dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen ini sudah di tetapkan empat orang tersangka masing-masing Anton Piga, Demianus Ice, Pordenatus Sangaji dan Zeth Hohakay, “Jadi ada empat tersangka”

“Tiga tersangka sudah kami periksa tinggal memeriksa Zeth Hohakay, yang katanya dalam keadaan sakit , karena tidak ada surat keterangan dokter maka kami akan memeriksa di kediaman beliau untuk melengkapi berkas perkara,” Tutur Elvin.

Untuk diketahui bahwa Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen yang di sidik SatReskrim Polres Halmahera Utara adalah Surat Pernyataan Hak Atas Tanah GMIH yang di serahkan Pihak GMIH kepada Zeth Hohakay dengan ganti rugi sebidang tanah luas 40 X 25 M dengan nilai ganti rugi Rp. 39.000.000 di Desa WKO Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara Maluku Utara.

Surat Pernyataan Hak Atas Tanah GMIH yang di duga dipalsukan tanggal dan tahun pembuatannya yang di tanda tangani oleh
Anton Piga yang kala itu menjabat sebagai Ketua Sinode, Demianus Ice Sebagai Sekertaris Sinode, Pordenatus Sangaji sebagai Ketua Badan Usaha Milik Gereja (BUMG). (Roby)

About jnews

Check Also

Baru ! GPS Hadir Beri Ruang Kreasi di Sula

JNewsTv.Com | SULA. Keinginan dan semangat di kalangan generasi muda di dunia pendidikan mendapat perhatian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*