JNewstv | Jakarta — Kisah inspiratif seorang pria asal Missouri, Amerika Serikat (AS), David Steward, telah mencuri perhatian. Dulu hidup dalam tekanan dan kesulitan, namun segalanya berubah ketika ia mulai mempelajari kisah dari Nabi Nuh, seorang nabi terkenal dalam agama samawi.
Nabi Nuh dikenal atas kisah tragis banjir besar yang terjadi ribuan tahun yang lalu. Mendapat perintah dari Tuhan, Nabi Nuh membangun bahtera besar untuk menyelamatkan manusia, hewan, dan tumbuhan dari bencana tersebut.
Meskipun dihadapkan pada cemoohan dan ujaran kebencian, Nabi Nuh tetap tegar dan berhasil menyelamatkan dirinya beserta umatnya.
Inspirasi dari perjuangan dan nilai-nilai hidup Nabi Nuh telah mendorong David Steward untuk mengikuti jejak yang sama. Meskipun menghadapi diskriminasi dan cemoohan sejak kecil karena warna kulitnya yang hitam dan kondisi keuangan yang sulit, Steward tidak pernah menyerah. Ia memulai bisnisnya, World Wide Technology (WWT), pada era 1990-an, meskipun banyak yang meragukan langkahnya.
Dengan keyakinan pada bisnisnya dan masa depan teknologi komputer, Steward terus maju meski dihadapkan pada rintangan. Bisnisnya pun berkembang pesat seiring berjalannya waktu. Pada tahun 2024, Steward berhasil meraih kekayaan sebesar Rp118 triliun, menjadikannya salah satu dari orang terkaya di dunia.
Forbes mencatat bahwa WWT merupakan perusahaan swasta terbesar ke-27 di AS dan perusahaan terbesar yang dimiliki oleh individu berkulit hitam. Pendapatan perusahaan ini mencapai US$ 17,0 miliar atau Rp 265 triliun, seiring dengan kesuksesan bisnis Steward yang diinspirasi oleh kisah Nabi Nuh.
Kisah David Steward menjadi bukti nyata bahwa ketekunan, keyakinan, dan inspirasi dari kisah-kisah agung dapat membawa seseorang meraih kesuksesan yang gemilang, bahkan di tengah cemoohan dan rintangan yang dihadapi. (Red)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita