Home / Berita / Tragis! Pelayanan RSUD Jailolo Disorot, Pasien Meninggal Setelah Pulang Paksa, Keluarga Ungkap Penyesalan

Tragis! Pelayanan RSUD Jailolo Disorot, Pasien Meninggal Setelah Pulang Paksa, Keluarga Ungkap Penyesalan

JNewsTv.com | Jailolo, Halbar. Nasib malang kini menimpa  Agnes Clarita May, warga Desa Idamdehe yang diduga meninggal dunia setelah dipulangkan paksa dari RSUD Jailolo karena tidak tersedianya kantong darah di RSUD Jailolo pada hari Rabu kemarin 4 desember 2024. Kamis (05/12/24)

Agnes menghembuskan nafas terakhir di usia 22 tahun. Risno Lamo, keluarga Agnes setelah dikonfirmasi mengatakan, keluarga mendiang Agnes dengan terpaksa memulangkan Agnes dari RSUD Jailolo dikarenakan tidak mendapatkan kantong darah selama tiga hari masa perawatan.

” Jadi adik kami ini masuk rumah sakit itu di hari Sabtu tanggal 30 November, adik kami ini membutuhkan kantong darah dan untung darahnya itu sudah ada pendonor. Kami sudah tanya kantong darah ulang-ulang kali tapi kantong darah tidak ada. ”

Risno mengaku dirinya dan pihak keluarga telah menanyakan terkait ketersediaan kantong darah seperti yang dibutuhkan Agnes namun petugas RSUD Jailolo enggan untuk memberikan kejelasan.

“Dari tanggal 30 sampai hari ini kami menunggu sambil bertanya kepada petugas, tapi masih tidak ada kejelasan maka dengan terpaksa keluarga ambil keputusan untuk pulangkan ke rumah, jangka waktu tiga jam kemudian adik kami ini meninggal.” Tutur Risno dengan nada sedih.

Menurutnya, rumah sakit yang besar seperti itu tapi tidak bisa menyediakan kantong darah adalah hal yang sangat disayangkan.

“Makanya itu kami sangat sesalkan itu, rumah sakit sebesar itu kong masa kantong darah saja susah.” Sesalnya.

Pihaknya berharap, dengan kejadian ini Pemerintah Daerah dan pihak RSUD Jailolo dapat membenahi fasilitas yang ada agar tidak lagi terjadi dikemudian hari.

“Kalau boleh pihak rumah sakit dan Pemda itu menyiapkan alat-alat terkait dengan kesehatan, apalagi hal-hal yang urgensi, kemudian obat-obatan. Dan mudah-mudahan hal itu tidak terjadi lagi, cukup di torang dan tidak diorang lain,” Harapnya.

Kemudian Dirut RSUD Jailolo, Dr Novimaryana Drakel saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut. Namun menurutnya, stock kantong darah di rumah sakit ada hanya saja pasien tersebut mengidap penyakit kanker darah yang membutuhkan kantong darah khusus.

“Pasien itu pasien kanker darah leukimia, nah itu dia butuh kantong darah yang khusus. Saat ini kantong itu kemarin di rumah sakit Jailolo itu tidak ada, kami cek di Ternate pun tidak ada makanya pasien diedukasi untuk rujuk ke Manado. Nah cuman keluarga pasien menolak dan tanda tangan untuk membawa pulang paksa semalam.” Tutur Novi.

Dirinya mengaku, keadaan umum pasien saat ditanya ke perawat masih dalam keadaan sadar dan dirinya juga baru tahu pagi tadi pasien sudah meninggal dunia.

“Saya tanya ke yang merawat tadi malam katanya keadaan umum pasien masih dalam keadaan sadar tapi kami pun tidak tahu kalau pasien sudah dirumah dan jam berapa meninggal kami juga tidak tahu.” Pungkasnya ”

(Red) Aldy Ngofangare

About jnews

Check Also

Pos Pengamanan Hutan di Wasile Selatan Ludes Terbakar, Warga Pertanyakan Pengawasan

Haltim, JNewstv.com — Keberadaan pos pengamanan kawasan hutan di Kecamatan Wasile Selatan, Halmahera Timur, kembali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII