JNewstv com | Ternate
Walikota Ternate,Tauhid Soleman akan menertibkan bangunan – bangunan liar di sekitar pasar Gamalama yang tidak ada ijin bangunannya. Hal ini dikatakannya usai inpeksi mendadak (Sidak) di dalam pasar grosir kie Raha saat kepala dinas (kadis) Lingkungan Hidup (LH) bersama jajarannya melakukan pengangkutan sampah yang ada diberangka (red- kali) kepada media.(01/02/2022)
Tauhid Soleman mengatakan dirinya berharap tidak ada lagi kawasan kumuh di daerah pasar dan tidak ada lagi warga yang membuang sampahnya sembarangan ke berangka (kali). ” Untuk itu pemerintah kota (Pemkot) Ternate melalui instansi (dinas- dinas ) terkait akan mengambil langkah untuk menertibkan kawasan di sekitar pasar yang ada di wilayah kelurahan Gamalama,” ucapnya di dampingi Kadis LH,Tony Pontoh dan Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DLH , Syarif Tcan.
Ia menjelaskan, selain menertibkan kawasan kumuh serta melarang warga untuk buang sampah ke berangka, Pemkot juga akan membongkar bangunan yang menutup jalan belakang sebagai akses jalan inveksi di sekitar jalan Jati Land. ” Karena tidak ada ijin untuk mendirikan bangunan di sekitar belakang jalan jati Land maka itu akan di bongkar sesuai aturan yang ada,” terang walikota.

Walikota menerangkan untuk warga yang memiliki sampah platik dapat dikumpulkan dan di serahkan ke Tempat Pengelolaan Sampah – Refuce Reuse Recycle(TPS – 3R ) yang fungsinya mensortir sampah dan menjadikan kompos.TPS 3 R letaknya di depan pasar grosir Kie Raha ini.” Jadi warga yang memiliki sampah tidak boleh lagi membuang sampahnya ke berangka (kali) namun serahkan ke TPS -3R agar dapat dipilih dan di olah dengan baik,” ujar Tauhid. (Red))
JNewstv.com Berita Fakta & Realita