JNewsTV .com | Kepsul
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) cabang Sanana lakukan aksi unjuk rasa (unras) didepan Bank Unit BRI Sanana yang di duga melakukan pencairan uang 200 juta dengan menggunakan data nasabah namun ternyata fiktif. Hal ini dikatakan koordinator aksi Adha Buamona kepada media. (15/12/21)
Adha Buamona mengatakan diduga oknum pegawai bank BRI cabang Sanana sengaja melakukan pencairan uang menggunakan data nasabah atas nama Sahrudin secara gelap( dananya cair tapi yang punya nama tidak menerima uang tersebut)
” Kami meminta pimpinan bank BRI Unit Sanana untuk menanggapi dengan melakukan hearing atau mendengarkan tentang masalah tersebut, namun kenyataannya tidak dilakukan oleh pihak bank,” ucapnya.
Sahrudin yang namanya di duga di gunakan untuk pencairan uang menerangkan bahwa dirinya sudah bolak – balik ke bank untuk menanyakan ( konfirmasi) kenapa namanya dipakai untuk pencairan, namun pihak Bank enggan meresponya.
“Setelah tahu bahwa data saya terpakai, saya terus konfirmasi ke Bank BRI karena penggunaa data atas nama saya dan itu sudah dilakukan setiap bulan, namun pihak Bank BRI Cabang Sanana tidak tanggapi, sehingga saya meminta kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikan, agar tahu apakah saya yang salah atau orang yang pakai itu yang salah? ,”katanya.
Sementara, Makdi selaku perwakilan pihak Bank menjelaskan terkait pencairan uang yang dikabarkan menggunakan data nasabah itu telah dilapor ke Polres. ” Kasus ini sudah dilakukan gelar perkara dan hasilnya tidak terbukti,” akunya.(;I.Drakel)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita