Home / Pariwisata / Akomodasi / Dishub Halsel Perketat Aturan Pelayaran Speedboat, Berikut Sanksinya
Kepala dinas Perhubungan Halmahera Selatan Ramli Manuy (foto, Ifan/JNewstv)

Dishub Halsel Perketat Aturan Pelayaran Speedboat, Berikut Sanksinya

JNewstv | Labuha – Dalam upaya meningkatkan keselamatan transportasi laut di wilayah Halmahera Selatan, Dinas Perhubungan (Dishub) mengimbau kepada seluruh pemilik dan operator speedboat untuk memperketat standar keamanan dan keselamatan bagi penumpang.

Himbauan ini dikeluarkan setelah meningkatnya aktivitas transportasi laut di wilayah tersebut, terutama di jalur-jalur padat seperti rute Bacan, Obi, dan Gane.

Kepala Dishub Halsel, Ramly Manui, menyampaikan bahwa keselamatan penumpang menjadi prioritas utama, mengingat tingginya potensi bahaya di perairan yang sering dihadapkan pada cuaca yang tak menentu dan gelombang tinggi.

“Kami terus mengingatkan para pemilik speedboat agar selalu memperhatikan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan. Setiap kapal harus dilengkapi dengan peralatan keselamatan, seperti jaket pelampung, alat pemadam api ringan,” ujar Ramly Manui, Senin (20/1/2025).

Langkah-langkah yang Harus Dipatuhi

Dishub Halsel telah mengidentifikasi beberapa langkah penting yang harus diterapkan oleh pemilik dan operator speedboat, di antaranya:

1. Pengecekan Rutin Kapal, Semua speedboat wajib menjalani pemeriksaan rutin untuk memastikan kelayakan mesin dan badan kapal sebelum digunakan.

2. Penyediaan Peralatan Keselamatan, Setiap kapal wajib menyediakan jumlah jaket pelampung yang mencukupi sesuai dengan kapasitas penumpang.

3. Pengawasan Kapasitas Penumpang, Operator dilarang membawa penumpang melebihi kapasitas yang telah ditentukan untuk menghindari potensi kecelakaan.

Ramly juga mengingatkan, bahwa pemilik kapal yang melanggar aturan keselamatan ini akan dikenai sanksi tegas, termasuk pencabutan izin operasional.

“Kami akan melakukan patroli dan pengawasan secara berkala untuk memastikan aturan ini benar-benar dijalankan,” tegasnya.

Peningkatan Keselamatan di Tengah Cuaca Buruk

Himbauan ini semakin relevan mengingat cuaca yang tak menentu di perairan Halsel belakangan ini.

Cuaca dengan hujan deras dan angin kencang sering kali menjadi tantangan bagi operator kapal.

Oleh karena itu, kata dia, Dishub juga mengingatkan pentingnya memantau informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan.

“Para pemilik dan operator kapal harus selalu memeriksa prakiraan cuaca dari BMKG sebelum berlayar. Jika kondisi cuaca tidak memungkinkan, kami minta agar mereka menunda perjalanan demi keselamatan semua pihak,” tambah Ramly.

Komitmen Pemerintah

Ramly juga menegaskan, bahwa pemerintah daerah akan terus memastikan keselamatan masyarakat di wilayah pesisir.

“Transportasi laut adalah urat nadi masyarakat Halmahera Selatan. Oleh karena itu, keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama,” tutupnya.

Selain itu, dirinya juga menambahkan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan Dishub Provinsi dalam menyediakan alat pelampung bagi para pemilik speedboat.

“Kami bersama Dishub Provinsi telah bekerja sama untuk menyediakan alat pelampung bagi speedboat. Kami akan mencatat speedboat yang belum memiliki alat pelampung dan akan memberikan alat tersebut kepada mereka”. Tambahnya

Dengan langkah-langkah yang diambil, diharapkan transportasi laut di Halsel dapat menjadi lebih aman, nyaman, dan terpercaya bagi masyarakat serta wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut.

(Red/ifan)*

About Moch

Check Also

Pos Pengamanan Hutan di Wasile Selatan Ludes Terbakar, Warga Pertanyakan Pengawasan

Haltim, JNewstv.com — Keberadaan pos pengamanan kawasan hutan di Kecamatan Wasile Selatan, Halmahera Timur, kembali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII